17
Mar

Tips Cara membersihkan stainless steel di dapur by Alat Cleaning

Cara membersihkan stainless steel di dapur by alat cleaning

Stainless steel tetap bisa berkarat akibat kotoran yang menghalangi reaksi pada permukaannya. Simak cara membersihkan dan memoles stainless steel di sini.

Rekomendasi kami 

Pilihan paling tepat ketika berurusan dengan panci, wajan, dan peralatan dapur lain yang berbahan stainless steel adalah cairan pembersih stainless steel yang memang dirancang khusus untuk bahan ini, seperti Cif. / metal bright Guna memperoleh hasil yang terbaik dan demi keselamatan Anda, ikuti aturan pakainya.

Poin-poin kunci:

  1. Perawatan secara rutin dan pencucian segera setelah pemakaian menjamin perangkat stainless steel Anda selalu bersih dan berkilau
  2. Gosok stainless steel mengikuti arah serat agar tidak merusak lapisannya dan tes di area kecil yang tersembunyi terlebih dulu
  3. Poles perangkat stainless steel jika perlu

Entah itu hanya panci satu-satunya atau wastafel cuci piring, setiap rumah tangga memiliki paling tidak satu perangkat dapur yang terbuat dari bahan stainless steel alias baja antikarat. Meskipun antikarat, bukan berarti bahan ini tidak akan kehilangan kilaunya dan menjadi kotor atau bahkan menampakkan bercak noda jika tidak dirawat secara benar.

Mengapa stainless steel perlu dibersihkan secara rutin?

Stainless steel merupakan bahan yang banyak dipakai di dapur karena ketahanannya terhadap panas, korosi, dan noda. Kandungan kromium di dalam stainless steel biasanya bereaksi terhadap oksigen di udara dan membentuk lapisan pelindung. Lapisan ini mencegah karat dan mengurangi risiko bercak-bercak menjadi permanen. Jika permukaan stainless steel tertutup minyak dan kotoran, reaksi tersebut tidak bisa berlangsung sehingga permukaannya menjadi lebih rentan berkarat.

Oleh karena itulah, Anda perlu membersihkan perangkat dapur berbahan stainless steel Anda—mulai dari sendok dan garpu, panci, sampai tempat sampah dapur—secara teratur untuk menjaga keawetan dan kilaunya.

Cara membersihkan stainless steel

Anda tidak perlu memakai bahan-bahan kimia keras untuk membersihkan stainless steel. Malah sebenarnya, Anda perlu sebisa mungkin menghindari pemakaian cairan yang mengandung bahan-bahan yang bersifat abrasif yang bisa menyebabkan kerusakan pada peralatan dapur Anda. Cairan pembersih stainless steel, seperti Cif dapur, dirancang khusus untuk membersihkan permukaan perangkat masak tanpa merusak. Usahakan selalu mengikuti arah serat stainless steel ketika mengelap atau menggosoknya dan tes produk apa pun di bagian kecil yang tersembunyi terlebih dulu. Kenakan sarung tangan karet untuk melindungi kulit Anda dan pastikan sirkulasi udara di sekitar Anda lancar.

Untuk menghilangkan bercak tipis dan perawatan sehari-hari,

  1. Cuci perangkat stainless steel dengan air hangat dan spons cuci piring.
  2. Gunakan sedikit sabun cuci piring cair jika perlu untuk menghilangkan sisa-sisa minyak.
  3. Bilas, lap dengan kain kering, lalu biarkan mengering secara alami.

Cara menghilangkan noda dan bercak dari stainless steel

Semprotan pembersih kaca bisa berfungsi ganda sebagai cairan pembersih stainless steel untuk menghilangkan bekas sidik jari dan bercak air. Cukup semprotkan pembersih kaca langsung pada permukaan stainless steel, usap dengan kain mikrofiber, bilas, lalu seka dengan lap kering.

Untuk mengatasi noda atau sisa-sisa makanan yang mengering dan menempel pada permukaan stainless steel, gunakan cairan pembersih stainless steel dengan bantuan spons cuci piring atau sikat gigi bekas untuk menggosok bagian-bagian yang sulit dijangkau.

Noda yang membandel bisa diatasi dengan bubuk soda kue. Campur satu sendok makan bubuk soda kue dengan sedikit air untuk membuat pasta kental. Oleskan pada bagian yang bernoda dan biarkan selama setengah jam sebelum menggosoknya dengan kain lembap, lalu bilas dan keringkan.

Cara memoles stainless steel

Memoles stainless steel bukan hanya bertujuan untuk mengembalikan kilau aslinya, melainkan juga untuk melindungi permukaannya. Jika Anda menemukan goresan atau tanda-tanda kusam, poles stainless steel Anda untuk memulihkannya. Berikut ini beberapa opsi yang bisa Anda coba:

  • Gunakan produk pemoles stainless steel siap pakai dan ikuti petunjuk pemakaiannya.
  • Manfaatkan bahan-bahan alami sebagai alternatif. Setelah dibersihkan, poles perangkat stainless steel dengan kain yang telah dibasahi dengan perasan jeruk lemon atau cuka.
  • Minyak bayi atau minyak zaitun juga bisa berfungsi sebagai bahan pemoles. Tuangkan sedikit minyak di kain lap untuk memoles permukaan stainless steel. Biarkan selama beberapa menit, lalu seka dengan kain kering atau tisu dapur.

Perawatan rutin membuat stainless steel lebih mudah dibersihkan dan pencegahan noda sebagai berikut selalu lebih baik daripada kerja keras untuk menghilangkannya.

  • Seka tumpahan makanan sesegera mungkin.
  • Rendam selagi peralatan masak masih panas untuk melunakkan sisa-sisa makanan di dasarnya.
  • Bilas perangkat stainless steel setelah dibersihkan dengan bahan kimia.
  • Jaga perangkat selalu kering untuk mencegah bercak air kering.

Source from www.cleanipedia.com

Dipublish kembali oleh www.pasprima.com